Dampak Bencana Alam Banjir Luapan Air Sungai di Desa Cipatujah

Cipatujah, Dampak Banjir akibat Meluapnya Air Sungai di Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmaya (foto riki)

Cipatujah 06/11/2018, Hujan Deras yang mengguyur wilayah Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya sejak hari Minggu tanggal 04 Nopember 2018, menyebabkan dampak dan kerusakan yang cukup besar, terutama Ambruknya Jembatan dan terputusnya Jalan Nasional yang Menghubungkan antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, akibat terputusnya Jalan tersebut perekonomian Masyarakat terisolir dan tidak bisa melintasi Sungai Cipatujah-Ciandum. Selain itu juga banyak rumah warga yang terendam dengan ketinggian kurang lebih 5 meter di berbagai Kampung di Wilayah Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya.

Berikut beberapa dampak besar akibat Bencana Alam Banjir Luapan Air Sungai :

1. Ambruk atau Terputusnya Jembatan yang Menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut

Cipatujah, Jembatan Ambruk Akibat Banjir (foto riki)

Jembatan yang Panjangnya 108 meter ini terletak di Kp. Huripjaya, RT. 002 RW. 001 Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya dan Jalan satu-satunya lintas Selatan yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut, kejadian ini terjadi sekitar Puluh 03.00 WIB Hari Selasa, 06 Nopember 2018 akibat dari guyuran Hujan deras sehingga Meluapnya Air Sungai dan Pasangnya Air Laut. Akibat kejadian tersebut banyak warga yang terjebak dan tidak bisa melintasi Sungai tersebut baik yang mau ke Kabupaten Garut maupun sebaliknya. saat ini sudah ada Penanganan sederhana dari Pemerintah setempat baik dari Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Dinas BPBD, Koramil dan Polsek Cipatujah.

2. Banjir di Kp. Jajaway Desa Cipatujah

Cipatujah, Banjir di Kp. Jajaway Desa Cipatujah (foto riki)

Selain Ambruk nya Jembatan, akibat dari Hujan Deras dan Meluapnya Air Sungai tersebut juga mengakibatkan Banjir di Kp. Jajaway RT. 014 RW. 004 Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya menurut saksi mata Kejadian tersebut terjadi pada Pukul 03.00 WIB hari Selasa, 06 Nopember 2018, ada beberapa Petak Sawah dan setidaknya +- 20 Rumah terendam Banjir dengan ketinggian air Kurang lebih 5 meter.

Saat ini Warga yang terendam Banjir sudah di evakuasi oleh Anggota Polsek Cipatujah, Kecamatan Cipatujah dan Pemerintah Desa Cipatujah dengan Bantuan warga lainnya di bawa ke tempat yang telah disediakan.

 

 

3. Banjir di Kp. Citoe Desa Cipatujah

Cipatujah, Banjir di Kp. Citoe Desa Cipatujah hingga merendam Jalan Raya (foto riki)

Selain di Kp. Jajaway Desa Cipatujah, dengan waktu yang sama Banjir Juga terjadi di Kp. Citoe, RT. 021 RW. 006 Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Banjir tersebut terjadi Sungai yang melintas di Kp. Citoe tidak tahan menampung air hingga meluap ke Jalan Raya merendam Puluhan Petak sawah dan Beberapa Rumah Warga termasuk Masjid Jami Al-Ikhlas di DKM Citoe, akibat banjir tersebut lalu lintas terhambat beberapa jam hinga terjadi kemacetan sepanjang 300 meter.

4. Jembatan Gantung Kp. Baru Rusak Parah

Cipatujah, Jembatan Gantung Kp. Baru Desa Cipatujah Rusak Parah Akibat Banjir (foto riki)

Selain Jembatan yang ambruk, Banjir tersebut Juga menyebabkan Jembatan Gantung yang menghubungkan antara Desa Ciandum dan Desa Cipatujah Rusak Parah, Jembatan ini baru saja diperbaiki oleh Pemerintah Desa setempat guna banyaknya yang melintas di jalan tersebut diantaranya anak Sekolah dan warga Desa Ciandum dan Desa Cipatujah. Untuk sementara jembatan tersebut dilarang dilewati kendaraan guna menghindari adanya kejadian yang tidak diinginkan dan tidak adanya korban jiwa.

Untuk saat ini Pemerintah Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah melakukan Pembukaan Posko Bencana, Posko tersebut menerima Laporan dari Warga yang terkena Dampak Banjir, yang nantinya akan di data dari Mulai Kerusakan Rumah hingga Korban Jiwa dan langsung di laporkan ke Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Untuk Sampai ini Alhamdulillah di Desa Cipatujah Belum ada Korban Jiwa dan hanya Kerusakan Material.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan