Keramaian di tempat Penyebrangan

Cipatujah, Warga Berdatangan hanya untuk menyaksikan proses Penyebrangan menggunakan Rakit/Getek , foto riki

Cipatujah(26/11/2018), Penyebrangan Menggunakan Perahu dan Getek/Rakit masih terasa sangat asing/aneh bagi Warga Masyarakat Desa Cipatujah dan sekitarnya. Paska Ambruknya Jembatan Utama di Desa Cipatujah kini transfortasi penyebrangan pindah dengan menggunakan Perahu Gandeng dan Rakit seadanya dengan batas waktu sampai terselesaikannya perbaikan jembatan yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat,

Cipatujah, Para pedagang yang meraih keuntungan dengan berjualan di tempat penyebrangan, foto riki

dengan Kejadian ini tempat penyebrangan menjadi tononan baru Bagi Masyarakat Desa Cipatujah dan sekitarnya, tidak sedikit setiap harinya banyak warga berdatangan tidak hanya untuk menyebrang tapi hanya untuk menyaksikan proses penyebrangan dan proses perbaikan jembatan.

Proses Penyebrangan menggunakan rakit ini pernah di lakukan dahulu kala ketika tahun 90’n sebelum dibngunnya jembatan penghubung Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Garut, dengan ambruknya Jembatan tersebut kini transfortasi ini terpaksa kembali digunakan mengingat tidak adanya jalur alternatif lainnya.

Cipatujah, detik-detik Proses penyebrangan 1 Unit Kendaraan Roda 4, foto riki

Perahu Gandeng dan Rakit/Getek awalnya hanya dapat menampung Beberapa Kendaraan Roda 2, kini dengan adanya Bantuan dari Pihak Nelayan dari Pamayangsari, bisa Menampung atau Memuat 1 Kendaraan Mini Bus. Dengan adanya alternatif ini warga merasa sangat terbantu dalam melakukan aktifitas seperti biasanya,

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan